7 Cara Mengatur Strategi Pemasaran Bisnis Ayam Potong

Ayam potong menjadi potensi bisnis yang menggiurkan dan akan terasa sangat menguntungkan. Komoditas yang satu ini sangatlah dibutuhkan dalam konsumsi dan tingkat permintaannya pun selalu tinggi. Tentunya, ini memunculkan suatu peluang bisnis yang seru. Bagi Anda yang memang sedang mencari peluang bisnis, ayam potong bisa menjadi opsi yang tepat.

Walau memang menarik dan terlihat menguntungkan, bukan berarti bahwa bisnis ini akan langsung mendatangkan keuntungan begitu saja. Bisnis perlu dijalankan dengan sebaik mungkin dan ini memerlukan strategi yang bagus. Salah satunya adalah di bidang pemasaran. Bidang yang satu ini serasa menjadi ujung tombak, karena di bagian pemasaran inilah, produksi akan bisa terdistribusi dan terjual. Untuk itu, strategi pemasaran ayam potong menjadi hal yang patut diperhatikan.

Beberapa Strategi Pemasaran Ayam Potong

strategi pemasaran bisnis ayam potong

Pemasaran memiliki tantangan tersendiri. Lebih lagi, bisnis ini digeluti banyak pihak. Anda tidak akan menjadi satu-satunya pebisnis dan menguasai pasar. Persaingan pun sangat mungkin terjadi dan strategi yang tepat sangatlah diperlukan. Untuk itu, berikut ini ada beberapa poin yang bisa menjadi perhatian terkait beberapa strategi yang bisa digunakan untuk menopang kesuksesan dalam pemasaran.

1. Penghematan biaya operasional

Biaya operasional, khususnya untuk urusan pakan ternak, sangatlah bisa ditekan. Hal ini mungkin terjadi karena ayam adalah hewan omnivora, yang berarti mampu memakan berbagai jenis bahan makanan. Dengan demikian, tidak ada tuntutan bahwa ayam haruslah makan pakan ternak. Pada bagian inilah, kemudian penekanan biaya pakan bisa dioptimalkan.

Anda bisa bekerja sama dengan penjual dan pedagang di pasar, sehingga sayur, umbi, dan limbah pasar yang sekiranya bisa dan aman diolah sebagai pakan bisa dikumpulkan. Sudah pasti, ini akan jauh lebih murah. Dipadukan dengan suplemen, kebutuhan nutrisi ayam potong pun terpenuhi.

2. Hubungan baik dengan penjual di pasar

Lalu, trik jual daging ayam potong selanjutnya adalah menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan penjual. Dengan menjadi seorang pebisnis yang ramah dan tidak arogan sudah akan sangat membuat Anda disegani. Selain itu, sikap serta kualitas dari ayam Anda pun juga sudah pasti haruslah baik. Dengan demikian, para pedagang pun akan lebih segan dan menghormati. Hubungan biak ini akan sangat berguna dalam proses pemasaran ayam potong Anda ke pedagang yang ada di pasar.

3. Penjualan dengan sistem eceran

Salah satu yang cukup dihindari adalah sistem eceran. Padahal, banyak pembeli yang memerlukan juga ayam dalam jumlah kecil, khususnya keluarga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan Anda. Dengan cara ini, bisnis pun bisa lebih menjangkau banyak pembeli.

4. Kerjasama yang baik dengan Dinas Kesehatan

Hal ini juga diperlukan. Walau memang tidak berkaitan langsung dengan proses pemasaran, tapi ini terkait dengan biaya operasional, khususnya dalam hal vaksin dan penyuluhan. Dengan adanya relasi yang baik, Anda akan sering diundang ke penyuluhan sehingga Anda selalu mendapatkan  info terbaru terkait kesehatan ternak Anda. Sangat mungkin juga bagi Anda untuk bisa mendapatkan vaksin secara cuma-cuma.

5. Memasang harga yang lebih bersahabat

Inilah trik jual daging ayam potong yang sering kali diabaikan. Orang sering lebih memikirkan keuntungan besar dari satu penjualan, sehingga keuntungan yang dicari dari satu penjualan pun haruslah besar. Padahal, akan jauh lebih baik bila mampu memberikan harga yang lebih terjangkau bagi pembeli dan pedagang yang menyetok ayam dari Anda. Dengan harga yang lebih rendah, keuntungan besar memang tidak langsung didapatkan, tapi setidaknya orang akan jauh lebih senang membeli ayam dari bisnis Anda. Tentunya, Anda tetap harus mengedepankan kualitas ayam potong dan tetap memantau harga yang ada agar tidak merusak pasar.

6. Perawatan yang baik

Yang Anda jual adalah ayam potong. Tentu, semua mengharapkan ayam yang sehat dan kondisinya bagus. Untuk itu, perawatan adalah hal yang penting. Kesehatan ayam dan kebersihan kandang adalah hal yang perlu diperhatikan. Pakan dan suplemen juga patut menjadi poin penting untuk selalu dipertimbangkan.

7. Komunikasi yang baik dengan pebisnis ayam lainnya

Walau kompetisi dan persaingan itu ada, bukan berarti bahwa semua adalah musuh. Komunikasi dan relasi baik tetap perlu dijaga. Untuk ini, sebenarnya selalu ada semacam perkumpulan yang bisa menjadi tempat untuk menjalin relasi. Sudah pasti, banyak hal yang bisa didapatkan, mulai dari informasi tentang perawatan dan kesehatan ternak, bahkan juga untuk belajar dari mereka yang sudah berpengalaman.

Itulah beberapa strategi yang bisa digunakan agar mampu meningkatkan penjualan ayam potong. Strategi ini adalah beberapa dari sekian banyak strategi yang ada. Sudah pasti, masih ada banyak hal yang bisa dilakukan. Walau demikian, tetap saja cara yang baik haruslah selalu dikedepankan. Walau keuntungan adalah yang dicari, akan jauh lebih baik bila itu semua didapatkan dengan cara yang tepat dan baik. Oleh karena itu, semua strategi pemasaran ayam potong yang ada ini pun semuanya adalah tentang suatu upaya yang baik.

Leave a Reply